Operasi Perbaikan Diastasis Recti Pascakehamilan
Apa Itu Diastasis Recti?
Kata “diastasis” berasal dari bahasa Yunani diástasis yang berarti “pemisahan” atau “berdiri terpisah”, sedangkan kata “recti” mengacu pada 2 otot rektus abdominis yang membentang vertikal di bagian tengah perut Anda, dari tulang dada hingga tulang kemaluan.
Dalam istilah medis, “diastasis” berarti terpisahnya bagian tubuh yang normalnya menyatu. Dalam konteks kehamilan dan setelah melahirkan, “diastasis recti” berarti terpisahnya otot rektus abdominis.
Apakah Diastasis Recti Umum Terjadi?
Dengan kriteria pemisahan lebih dari 2 cm, beberapa studi menunjukkan bahwa 1 tahun setelah melahirkan, sekitar 33% perempuan masih mengalami diastasis recti. Artinya, sekitar 1 dari 3 perempuan masih mengalami pemisahan otot yang tidak kembali ke posisi semula.
Selain diastasis, banyak perempuan juga memiliki banyak kulit berlebih akibat perut yang membesar selama kehamilan, dan sering kali setelah melahirkan, kulit ini tidak kembali kencang seperti sebelum hamil. Inilah sebabnya, meskipun sudah berolahraga dan berdiet setelah kehamilan, sebagian ibu tetap memiliki “perut besar”.
Mengapa Diastasis Recti Terjadi setelah Kehamilan?
Faktor yang Membuat Diastasis Recti Lebih Sulit Pulih:
Faktor bayi:
- Bayi yang besar atau berat
- Kehamilan kembar (kembar dua atau tiga)
Faktor ibu:
- Kehamilan berulang
- Penggunaan korset perut yang kurang tepat setelah melahirkan
- Kekuatan otot yang lemah sebelum hamil. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur sebelum hamil tampaknya mengurangi risiko diastasis recti dan memperkecil jarak pemisahan otot. Otot yang kuat lebih mampu kembali menyatu dibandingkan otot yang lemah.
- Kemungkinan usia, tetapi seorang instruktur yoga atau Pilates yang lebih tua mungkin memiliki peluang pemulihan otot yang lebih baik dibandingkan perempuan lebih muda yang jarang bergerak.
- Lemak viseral yang lebih banyak, karena lemak di dalam rongga perut ini juga memengaruhi seberapa besar tekanan yang diberikan pada otot perut.
Bagaimana Para Ibu Tahu Apakah Mereka Mengalami Diastasis Recti?
Pemeriksaan Fisik:
Celah dapat diukur dengan lebar jari, misalnya jarak dua hingga empat jari di antara tepi otot rektus abdominis
Pemeriksaan USG:
Di klinik saya, saya menggunakan USG untuk mengukur:
- lebar diastasis
- ketebalan lemak perifer (lemak di antara kulit dan otot)
- ketebalan otot rektus abdominis
Otot yang lebih tipis biasanya lebih lemah, sedangkan otot yang lebih tebal biasanya lebih kuat. Informasi ini dapat memberi gambaran umum tentang kekuatan otot perut Anda.
Gejala Diastasis
- Tonjolan perut yang menetap dan tidak membaik seiring waktu atau dengan olahraga
- Bentuk perut sangat bulat, tampak menonjol, dan tidak proporsional dibandingkan sebelum hamil.
- Area di sekitar pusar terasa lembek seperti jeli
- Otot yang lemah dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk.
“Bersama pasien-pasien ibu saya, saya sangat senang melihat momen “aha” mereka ketika saya menjelaskan apa itu diastasis recti, dan bahwa diastasis tersebut sama sekali bukan akibat sesuatu yang mereka lakukan atau tidak lakukan.”
Pearlie Tan
Konsultan Bedah Plastik
Penanganan Diastasis Recti
Dokter bedah plastik Anda akan memeriksa perut Anda dan biasanya menyarankan CT scan perut untuk menilai seberapa besar diastasis secara akurat dan memeriksa ada tidaknya hernia. Setelah itu, dokter akan merencanakan operasi bersama Anda, yang biasanya berupa perbaikan diastasis sekaligus pengangkatan kulit dan lemak berlebih, yaitu tummy tuck (operasi pengencangan perut) dan operasi perbaikan diastasis recti.
Hasil seperti Apa yang Dapat Diharapkan Para Ibu setelah Perawatan?
Setelah operasi, kontur perut menjadi lebih rata dibandingkan sebelumnya, dan pusar akan tampak lebih normal.
Bekas luka bergantung pada prosedur yang dilakukan.
- Tummy tuck konvensional dan perbaikan diastasis:
Sayatan/bekas luka membentang dari pinggul ke pinggul di sepanjang area kemaluan. Bekas luka ini dapat tersembunyi di balik pakaian dalam biasa, baju renang, dan bikini yang bukan model tali. - Tummy tuck minimal invasif bagi pasien dengan kulit dan lemak berlebih yang sangat sedikit:
2–3 sayatan pendek di perut untuk perbaikan diastasis secara laparoskopi dan sedot lemak (liposuction) perut.
Berapa Lama Proses Pemulihannya, dan apakah Para Ibu Tetap Dapat Menjalankan Tugas Sehari-hari?
Setelah operasi, pasien akan diberikan obat pereda nyeri yang kuat dan memadai, sehingga jarang ada pasien yang merasa kesakitan. Sebagian besar pasien yang pernah menjalani operasi caesar mengatakan bahwa pemulihan setelah tummy tuck lebih baik dan lebih nyaman dibandingkan operasi caesar. Mungkin karena Anda tidak perlu merawat bayi setelah operasi ini dan tidak ada nyeri akibat kontraksi rahim, sehingga Anda dapat sepenuhnya fokus pada pemulihan diri sendiri. Pasien dipersilakan tinggal di rumah sakit selama yang diinginkan atau pulang kapan pun merasa siap, tetapi rata-rata sebagian besar pasien dirawat di rumah sakit selama 2–4 hari.
Setelah Tummy Tuck Konvensional dan Perbaikan Diastasis
Hari ke-1–3
Pasien biasanya dirawat di rumah sakit dan berbaring dalam “posisi jack-knife” (tubuh bagian atas dan lutut sedikit ditekuk) untuk meminimalkan ketegangan pada sayatan perut. Biasanya terdapat 1–2 selang drainase untuk mengalirkan darah dan cairan berlebih agar tidak menumpuk di dalam tubuh.
Hari ke-1
- Pasien akan turun dari tempat tidur dengan bantuan fisioterapis, lalu duduk di kursi atau berdiri di samping tempat tidur. Bila pasien merasa sanggup, fisioterapis akan membantu berjalan. Pada beberapa hari pertama, pasien biasanya berjalan sedikit membungkuk agar tidak membebani sayatan perut.
- Kateter urine dapat dilepas.
- Pakaian kompresi dipakaikan oleh dokter bedah/perawat.
Hari ke-2
Pasien biasanya sudah dapat mandi dengan bantuan, karena semua perban yang dipasang tahan air.
Hari ke-3–5
Pasien biasanya sudah dapat ke toilet dan mandi sendiri. Bila merasa yakin, pasien dapat bersiap pulang dengan petunjuk cara merawat selang dan botol drainase di rumah. Fisioterapis akan memeriksa dan menyatakan pasien siap pulang.
Hari ke-3–7
Selang drainase akan dilepas. Kontrol rutin dilakukan untuk memastikan sayatan sembuh dengan baik dan untuk mengganti perban.
Hari ke-7–10
Pasien sudah dapat berdiri tegak dan berbaring datar sepenuhnya di tempat tidur.
Sebagian besar dapat kembali bekerja setelah 2–3 minggu.
Pakaian kompresi biasanya dikenakan hingga 1 bulan setelah operasi.
Punya pertanyaan tentang detail prosedur? Tim kami siap mendampingi Anda di setiap langkah.
FAQ Seputar
Diastasis Recti
Benarkah semua ibu setelah melahirkan akan pulih dengan sendirinya tanpa perawatan?
Hal ini bergantung pada faktor bayi dan ibu, serta seberapa baik pemulihan Anda didukung setelah melahirkan. Silakan baca kembali faktor-faktor yang memengaruhinya di atas.
Apakah memakai korset perut atau melakukan sit-up membantu atau justru merugikan?
Memakai korset perut selalu membantu dan mendukung pemulihan otot agar kembali ke posisi semula di garis tengah. Korset perut sebaiknya dipakai segera setelah melahirkan dan dikenakan setiap kali berdiri dan berjalan.
Sit-up dapat memperparah diastasis bila dilakukan terlalu dini. Saat otot Anda sedang berusaha pulih dan kembali ke posisi semula, sit-up yang dilakukan terlalu dini justru dapat memberikan efek sebaliknya dan mendorong otot semakin terpisah. Sebaiknya segera temui fisioterapis pascapersalinan untuk pemeriksaan dan saran mengenai bentuk latihan dan terapi otot yang paling sesuai dengan tahap pemulihan Anda setelah melahirkan.
Apa bedanya diastasis dengan hernia?
Mari gunakan hammock (tempat tidur gantung) sebagai perumpamaan. Bayangkan sebelum hamil, hammock diikat kencang di kedua ujungnya. Saat seseorang berbaring di atasnya, hammock tidak banyak melengkung ke bawah karena masih kencang. Setelah hamil, bayangkan hammock itu kini kendur. Saat orang yang sama berbaring di atasnya, hammock melengkung ke bawah jauh lebih banyak. Hammock itu adalah otot Anda, dan orang yang berbaring di atasnya adalah isi rongga perut Anda. Kondisi melengkung inilah yang disebut diastasis recti.
Mari gunakan lagi perumpamaan hammock. Sekarang ada lubang di hammock tersebut, dan siku orang itu tersangkut menembus lubang. Sekali lagi, orang yang berbaring di hammock adalah isi rongga perut dan lemak viseral Anda. Kondisi ini disebut hernia, karena sebagian isi rongga perut benar-benar keluar melalui lubang tersebut. Ada pula “leher” tempat isi perut melewati lubang, yang pada kasus tertentu dapat membuat hernia terjepit (strangulasi).
Hernia umbilikalis (di pusar) yang kecil cukup umum pada perempuan setelah hamil dan biasanya hanya menjadi masalah penampilan. Namun, meskipun jarang, hernia umbilikalis dapat terjepit, dan ini merupakan kondisi medis yang mendesak.
Diastasis recti yang memburuk dan melebar dapat menyebabkan hernia, yang dapat menimbulkan masalah penampilan sekaligus fungsi. Saya memiliki pasien yang sangat langsing, tetapi perutnya menonjol hingga kausnya tertarik ke atas. Saat saya menanyakan riwayatnya, ia bercerita bahwa bayi terakhirnya sangat besar dan posisinya juga rendah. Saya memintanya menjalani CT scan perut, yang memastikan adanya diastasis yang sangat lebar disertai hernia pada sebagian lengkung usus besar. Saya memperbaiki hernia ini dan mengangkat banyak kulit berlebih untuk mengembalikan perutnya yang rata.
Dapatkah diastasis recti ditangani tanpa operasi?
Latihan yang diajarkan oleh fisioterapis yang berkualifikasi dan berpengalaman dapat membantu pemulihan diastasis recti tahap awal. Namun, setelah melewati tahap tertentu, bila otot belum kembali ke garis tengah dan tonjolan perut masih ada setelah lebih dari setahun, otot kemungkinan besar tidak akan kembali ke garis tengah meskipun sudah berolahraga dan berdiet. Satu-satunya pilihan dan yang paling efektif adalah operasi perbaikan.
Apakah masa pemulihannya lama atau akan ada bekas luka yang terlihat setelah operasi?
Pada tummy tuck konvensional disertai perbaikan hernia, akan ada bekas luka dari pinggul ke pinggul di sepanjang area kemaluan dan bekas luka di sekitar pusar. Belum pernah ada pasien saya yang mengeluhkan bekas lukanya, karena kepuasan atas perbaikan bentuk dan kontur tubuh yang sangat besar jauh melampaui bekas luka tersebut. Saya selalu mengingatkan pasien bahwa pakaian, bahkan baju renang, dapat menyembunyikan bekas lukanya. Jadi, di antara bekas luka dan perut yang besar menonjol, bekas luka selalu lebih dipilih. Selain itu, saya memulai terapi bekas luka dengan plester bekas luka dan pakaian kompresi, sehingga bekas luka biasanya membaik seiring waktu.
Mengenai masa pemulihan, pasien saya paling sering membandingkan operasi ini dengan operasi caesar, dan mereka semua mengatakan pemulihannya lebih baik daripada operasi caesar, karena tidak ada bayi baru lahir yang harus dirawat, tidak ada nyeri kontraksi rahim, serta suami atau pengasuh di rumah sudah siap menjaga anak-anak dan mengurus pekerjaan rumah, sehingga pasien dapat fokus pada pemulihan. Pasien sudah kembali menggunakan ponsel dan laptop pada hari pertama setelah operasi dan biasanya dalam suasana hati yang baik, karena mereka menganggap beberapa hari di rumah sakit sebagai kesempatan untuk beristirahat.
Kapan waktu yang tepat untuk mencari bantuan?
Semakin dini Anda mencari bantuan profesional, semakin baik, karena hal ini dapat menghemat banyak waktu dan biaya. Bila yang Anda perlukan adalah fisioterapi, semakin dini Anda memulai latihan yang tepat, semakin besar peluang otot untuk pulih. Setelah melewati titik tertentu, bila latihan sudah tidak dapat membantu lagi, pilihannya adalah operasi perbaikan. Bahkan bila Anda memutuskan untuk tidak menjalani operasi, keputusan itu Anda ambil berdasarkan informasi yang benar dan akurat.
“Setelah menjadi seorang ibu sendiri, saya memiliki sudut pandang yang lebih pribadi tentang pembentukan tubuh setelah melahirkan. Dengan cara tertentu, saya juga merasakan ikatan khusus dengan pasien-pasien ibu saya.”
Pearlie Tan
Konsultan Bedah Plastik